Karmouz War
"Free one man to stop one man"
Sutradara: Peter Mimi
Sinopsis
Alexandria, Egypt, 1940. Three young Egyptians come to the aid of a woman being attacked by three British soldiers. One of them is arrested and thrown in jail. When the military surrounds the police station and begins an all-out assault, it's up to one man, Gen. Youssef al-Masri, to defend his prison and protect his people.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Karmouz War punya premis menarik sebagai film aksi dan kejahatan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep aksi dan kejahatan yang unik. Karmouz War mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati Karmouz War sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
Karmouz War (2018) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film aksi dan kejahatan, Karmouz War masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.